Balada Layang-Layang Tersangkut di Pohon

Spread the love

Sore itu langit sangat nampak begitu cerah. Awan mulai berwarna sedikit kekuningan. Semilir angin terasa sepoi-sepoi dari hempasan dedaunan pohon. Tak ketinggalan sayup-sayup terdengar suara lantunan surat Al Quran dari musholla.

Ladang kosong sebelah rumah mulai terdengar suara teriakan, gurauan, dan tak ketinggalan suara teman-teman berlarian. Saat itu memang waktu yang cocok untuk bermain layang-layang. Kebetulan beberapa minggu ini memang musimnya bermain layang-layang.

Akupun tidak ketinggalan mengikuti musim layang-layang ini. Aku, Adam, Faris, Alzam, dan Udin sore itu menerbangkan layang-layang di ladang kosong sebelah rumah. Ketika layang-layang terbang tinggi di angkasa, tiba-tiba angin bertiup dengan sangat kencang yang menyebabkan layang-layang Adam tersangkut di pohon.

“Faris layang-layangku tersangkut di pohon itu” ucap Adam.
“Oke, ambilin kayu panjang ya” jawab Faris
“Oke Faris ini kayu panjangnya” ucap Adam lagi.

Ketika Adam dan Faris fokus mengambil layang-layang dengan tongkat panjang, tiba-tiba ada seekor cicak jatuh tepat di muka Faris bersamaan dengan layang-layang yang tersangkut di pohon.

Faris pun berteriak “aaaaaaaaaaa ada seekor cicakkkk”

Melihat muka Faris yang dihinggapi Cicak, Udin yang panik langsung ambil ranting dan berusaha memukul cicak itu. Namun usaha Udin tersebut tidak sesuai sasaran. Bukannya Cicak yang kenak, tapi ranting itu malah mengenai muka Faris. Ya… cicak itu loncat sebelum ranting diayunkan tepat di tubuhnya.

“Udin kamu gimana sih bukannya mengenai cicak malah mengenai mukanya Faris“ kata Alzam
”Ya maaf Alzam”, jawab Udin

Karena kejadian itu sebenarnya juga tidak sengaja akhirnya mereka saling menyadari. Niatnya sudah baik tapi hanya salah sasaran saja.

Suara adzan Maghrib mulai terdengar. Kita semua akhirnya pulang ke rumah masing-masing untuk bersih diri dan berangkat menuju mushola untuk melaksanakan sholat Maghrib.

Penulis : Erino Maharajasa Kusuma NKRI
Siswa Kelas IV SD Islam Al Falah Kota Batu

Back To Top