Salah Gedung
Aku terduduk di kursi dekat tangga. Dunia rasanya berhenti sejenak. Antara ingin menertawakan diri sendiri atau mengetok kepala pakai buku jadwal. Semangatku yang tadi berkobar seperti api unggun kini meredup, tinggal bara kecil seperti lilin kehabisan oksigen.

