Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Mal wa Tamwil Al Hikmah Semesta Jawa Timur menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku tahun 2025 untuk Tahun Buku 2026. Kegiatan yang menjadi RAT ke-10 ini berlangsung khidmat di Warung Tani Dau, sekaligus menjadi momentum refleksi satu dekade perjalanan lembaga dalam melayani dan memberdayakan anggota.
Mengusung tema “Optimalisasi Peran Lembaga dalam Membangun Kemandirian dan Mensejahterakan Anggota”, RAT kali ini menegaskan komitmen BMT untuk terus tumbuh sebagai lembaga keuangan syariah yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Ketua BMT Al Hikmah Semesta Jawa Timur, Arif Agung Mulyono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan sepuluh tahun lembaga tersebut.
“Di usia yang ke-10 tahun ini, harapannya BMT Al Hikmah Semesta semakin tumbuh dan melangkah lebih kencang lagi. Kita ingin terus memperkuat pelayanan, meningkatkan profesionalitas, dan memperluas manfaat bagi anggota,” ujarnya.
Ia menambahkan, satu dekade perjalanan bukanlah waktu yang singkat. Banyak dinamika yang telah dilalui, namun dengan semangat kebersamaan dan prinsip syariah, BMT tetap konsisten menjaga amanah anggota.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MPW PBMTI Jawa Tengah, Yasir Kholidi, menegaskan bahwa lembaga keuangan syariah seperti BMT sejatinya bukan hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Justru dengan adanya lembaga keuangan syariah, kita diajak untuk semakin bertakwa kepada Allah SWT. Keberadaan BMT Al Hikmah Semesta ini karena ada amanah yang harus dijaga dan disalurkan secara baik. Jika amanah itu dijalankan dengan benar, maka manfaatnya akan dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk memperluas manfaat tersebut, BMT Al Hikmah Semesta berencana melebarkan sayap dengan membuka cabang-cabang baru. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan syariah serta memperkuat kemandirian ekonomi anggota di berbagai wilayah.
Acara RAT ke-10 ini semakin istimewa dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ali Wafa. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memahami batasan halal dan haram dalam aktivitas ekonomi. Menurutnya, keberkahan usaha sangat ditentukan oleh kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.
Dengan semangat satu dekade perjalanan, RAT ke-10 ini menjadi tonggak baru bagi BMT Al Hikmah Semesta untuk terus berinovasi, menjaga amanah, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya.

