Malam diciptakan oleh Tuhan agar para makhluk-Nya istirahat dari segala hal yang telah dilalui seharian. Akan tetapi, terkadang malam hadir bukan sebagai waktu istirahat, melainkan menjadi waktu yang paling tepat menemukan banyak inspirasi bagi beberapa orang.
Kesunyian malam membuat pemikiran lebih luas. Meskipun terkadang hanya pikiran-pikiran random yang cukup untuk menghibur diri. Saat itu juga banyak orang yang begadang hanya untuk overthinking ditemani lagu galau mengejar deadline yang “mepet”.
Saya sering menghabiskan malam untuk mengerjakan tugas dengan deadline beberapa jam, bukan hal yang bisa ditiru sebenarnya. Tapi itu cukup menyenangkan, dan juga melelahkan karena kurang tidur.
Malam sering menjadi saksi bagi orang-orang yang ingin terisak tanpa didengar orang lain. Mereka yang telah menghadapi hari berat dan tak punya tempat cerita. Mereka hanya bisa menangis, berharap akan mereda setelahnya.
Tapi di tengah malam dengan deru nafas lembut serta dengkuran orang rumah yang tertidur, terputar kembali kenangan kecil serta kehangatan yang pernah terjadi. Kehangatan yang tercipta di tengah obrolan serta candaan keluarga, membuatku melupakan segala lelah yang terjadi hari itu. Situasi itu membuat saya selalu bersyukur dengan semua yang diberikan Tuhan kepadaku.
Dea Sintia Bela
Redaksi

