Battle Pantun Sahur 2026: Guru dan Murid Kembali Berbalas

Spread the love

Ramadan 2026 jadi momen sederhana tapi bermakna bagi Budi Santoso dan Eri Hendro Kusuma. Dulu mereka adalah guru dan murid di SMAN 2 Batu sekitar 20 tahun lalu. Sekarang kembali terhubung lewat balas-balasan pantun di WhatsApp setiap sahur. Hampir setiap hari tidak ada jeda, selalu ada pantun yang dikirim dan dibalas. Dari yang lucu, santai, sampai yang sedikit berisi nasihat, semua mengalir begitu saja tanpa harus direncanakan.

Kebiasaan ini jadi hal kecil yang ditunggu saat sahur. Selain mengisi waktu, juga jadi cara menjaga komunikasi tetap hangat meski sudah lama tidak berada di lingkungan yang sama. Tidak perlu kata-kata yang rumit, cukup pantun sederhana tapi konsisten. Dari situ terlihat kalau hubungan guru dan murid tidak harus selalu formal, bisa juga ringan seperti ini tapi tetap saling menghargai. Berikut adalah kumpulan pantun yang mereka tulis selama sahur di Ramadan 2026 ini,

Buah plum dikirimkan ke sumba
Pohon dibesarkan setinggi gala dan kelapa,
Sebelum ramadhan tiba
Mohon diikhlaskan segala salah dan lupa.
“Mohon maaf kahir dan batin”

Pergi berlayar ke Sumba membawa dupa,
Singgah sebentar membeli kurma dan kelapa,
Ramadhan datang penuh cinta dan doa,
Salah dan khilaf mari kita jaga bersama.
Mohon maaf lahir dan batin

Ke sekolah bawa buku pelajaran
Olah raga menambah badan naik
Alhamdulillah bisa ketemu ramadhan
Semoga bisa beribadah semakin baik
Sahur….

Sahur jangan cuma niat di lisan,
Sahur jangan cuma rebahan cantik,
Sahur ayo bangun sebelum azan,
Biar puasanya full senyum dan tetap asyik

Serasa badan melebar dan melar
Walaupun olahraga disela kegiatan
Puasa bukan sekedar menahan lapar
Namun menjaga segala perbuatan
Sahur…….

Bangun sahur muka masih bantal
Jalan ke dapur hampir nabrak lemari
Puasa bikin pahala jadi tebal
Masih jam 5 pagi rasanya lama sekali

Selasa menaikan dipan
Rabo naikkan wadah pita
Puasa semakin kedepan
Ayo tingkatkan ibadah kita
Sahur……..

Selasa menata dipan rapi,
Rabu membawa pita berwarna,
Puasa lebih ditingkatkan lagi,
Hati dijaga, pahala pun bertambah nyata

Ketua menyediakan kupat
Anak biasa beli seperempat
Puasa menjadikan sehat
Tidak puasa rugi di akherat
Sahur…….

Pergi ke pasar membeli tomat,
Mampir ke warung beli teh hangat.
Puasa menjadikan diri kita taat
Tidak puasa rugi di akherat.

Bumbung berisi bumbu kari sungguh nikmat
Bakarlah pandan berikut teki dua ikat,
Mumpung masih ada disepuluh hari yang penuh rahmat
Raihlah dengan sujud meski dua rokaat
Sahur……..

Beli kurma di pasar dekat masjid
Pulangnya mampir membeli cokelat,
Malam mulia jangan sampai terlewat sedikit
Tambah ibadah walau hanya dua rokaat.

Malam selasa serasa makam jum’at
Saat hari jum’at kerja bhakti sekelas
Dalam puasa ada rohmat
Yang kita dapat dengan hati ikhlas
Sahur…….

Malam hari minum susu hangat,
Pagi datang beli cendol di gelas.
Puasa penuh berkah dan rahmat,
Hati tenang ibadah pun terasa puas.

Surat kekasih memberi harapan
Jantung berdetak serasa kegirangan
Saat masih diberi kesempatan
Bangunlah sholat seraya angkatlah kedua tangan
Sahur …..

Air hangat diminum menjelang sahur,
Kurma manis jadi teman hidangan.
Selagi doa masih mudah terulur,
Jangan tunda sujud, Allah tempat harapan.

Mentari pagi rupawan nan menawan
Badai tersirat dahan pohon berlambaian
Hari ini ramadhan ke delapan
Gapai rahmat Alloh dan mohon ampunan
Sahur…….

Embun jatuh di daun pandan
Angin sepoi menenangkan perasaan
Mumpung Ramadhan masih berjalan
Perbanyak ibadah, hati pun dimudahkan

Semarang bersih dan jauh dari perkara
Rukun dan tawadhuk lah warga dan pejabat
Sekarang masih disepuluh hari pertama
Bangun dan berwudhulah agar mendapatkan rohmat
Sahur………

Ke pasar Johar membeli selendang sutra,
Singgah sebentar melihat Lawang Sewu megah berderet,
Mumpung Ramadan masih awal menyapa,
Jangan cuma bangun, sekalian tahajud biar paket lengkap dapat rahmat.

Coban talun kala itu
Keraslah bahkan subur
Bangun dari tidurmu
Lekaslah makan sahur
Sahur……

Ke pasar Batu membeli kurma
Tak lupa singgah membeli timun
Kalau sahur jangan ditunda
Agar puasa kuat walau perut kosong melamun

Bersih rindang halaman sekolahan
Bersantailah dengan duduk kalau mau berkalam
Kasih sayang Alloh sedang dicurahkan
Gapailah dengan sujud walau satu salam
Sahur…….

Langit cerah selepas mendung
Burung bernyanyi di dahan kelam
Ampunan datang tak pernah tanggung
Raihlah sujud meski satu salam

Kuda perkasa diburu bidadari semua
Baboon dan beruklah membakar tempat peraduannya
Tiada terasa kita sudah disepuluh hari kedua
Bangun dan sujudlah agar mendapat ampunan-Nya
Sahur ……..

Kuda poni berlari di padang terbuka
Burung camar hinggap di tepi muara
Tak terasa Ramadhan melangkah ke sepuluh hari kedua
Perbanyak sujud memohon ampunan dari Yang Maha Kuasa.

Himpunan adalah aljabar
Jumlah bilangan urut kalau berjajar
Ampunan Alloh telah disebar
Raihlah dengan sujud walau sebentar
Sahur………

Dentum kabar dari negeri Iran,
Langit memerah menjelang fajar;
Segera sahur tingkatkan iman,
Puasa tekun hati pun makin sabar.

Berenang mencapai tepian
Gaya punggung dan kupu-kupu kalau naik peringkat
Senang menggapai ampunan
Bangun dan sujudlah walau dua rokaat
Sahur…….

Ke pasar rombeng membeli ayunan,
Singgah sebentar membeli sepatu ketat.
Mari berlomba mencari ampunan,
Jalankan Sholat Shubuh dua rakaat.

Fisika menghantarkan energi
Kimia menemukan reaksi
Ketika ramadhan jadikan solusi
Sujud dan hadapkan diri pada ilahi
Sahur…….

Pergi ke pasar membeli buku
Belajar peta dan sejarah negeri
Ilmu sosial menata laku
Mendekatkan Tuhan dengan menahan diri

Matematika bukan pelajaran sulit
Matematika ada dalam kehidupan
Puasa jangan beranggapan sakit
Ketika puasa semakin menyehatkan badan
Sahur……..

Matematika menghitung satuan
Rumus disusun penuh ketelitian
Puasa bukan sekadar menahan makan
Tapi melatih jiwa dan menyehatkan badan

Pakai bikini dalam lulur badan
Berjubahlah dimalam penuh kehangatan
Hari ini malam Nuzulul Qur’an
Sujud dan mintalah kepada Yang Maha Rohman
Sahur……

Burung nuri terbang ke taman
Hinggap sebentar di dahan pepohonan
Saat tiba malam Nuzulul Qur’an
Perbanyak sujud pada Yang Maha Rohman

Perjaka yakin dapat istri
maunya menembak adiknya ternyata dapat neneknya
puasa semakin dekat idul fitri
harusnya perbanyak ibadah bukan belanja
sahur……..

Perjaka gagah menanam seledri
Disiram pagi di dekat jendela
Puasa hampir sampai hari Idul fitri
Perbanyak ibadah, jangan berburu diskon semata.

Amerika memberikan ancaman
Iran menjawab dengan serangan
Ketika ampunan diturunkan
Sujudkan menghadap yang Maha Rohman
Sahur…..

Israel menyerang Iran
Amerika ikut memberi tekanan
Ketika rahmat dan ampun diturunkan
Segeralah sujud pada Tuhan

Hujan datang tanpa diundang
Petir hadir bersama hujan
Ampunan datang tak pilih pandang
Mesti hadir kalau kita menengadahkan tangan
Sahur…….

Pergi ke ladang memetik kacang
Pulang sore membawa ikan
Rahmat Tuhan luas terbentang
Turun bagi yang menadahkan tangan.

Supersemar menandai munculnya orba
Kontroversi masih mengiringi sampai hari ini
Belajar menjalani bulan yang penuh barokah
Walau sekali bisa mengurangi beban diri dan hati
Sahur…….

Supersemar lahir di masa penuh tanda tanya
Sejarah panjang masih diperdebatkan hari ini
Ramadan datang membawa makna dan cahaya
Bangun bersujud untuk tenangkan diri dan hati

Bersihlah bunganya
Bumbung kebun bersih juga
Segeralah berpuasa
Mumpung romadhon masih ada
Sahur……

Burung nuri terbang ke sana
Hinggap sebentar di dahan mangga
Mari perbanyak amal ibadahnya
Agar ramadhan tak lewat sia-sia

Sore hari saatnya berbuka
Duduk dibawah pohon sambil minum seadanya
Saat hari dijauhkan dari api neraka
Ayo sujud dan mohon ampun pada-Nya
Sahur……

Pergi ke kebun memetik daun ketela
Singgah sebentar sambil makan pepaya
Bila Ramadan penuh berkah dan mulia
Perbanyak sujud memohon ampun pada-Nya.

Mungkin nanti – ariel Noah
Kasih tak sampai – padi
Mari meniti dan mencari berkah
Bersihkan diri menggapai Ridho ilahi
Sahur ……

Raisa melantun lagu Serba Salah
Rossa menyayat hati lewat Hati yang Kau Sakiti
Mari perbanyak amal menjemput berkah
Agar hidup diridai oleh Ilahi.

Pergi ke pasar membeli terasi
Tidak lupa membeli kemangi
Puasa tinggal sebentar lagi
Pantun sahur pun akan berhenti
Sahur….

Jalan-jalan ke kota blitar
Lewat wlingi walau lebih jauh.
Diakhir ramadhan langit dibuka, ampunan disebar
Namun masjid semakin sepi, mall malah penuh
Sahur ……..

Ikan hiu lagi tidur,
Tidurnya lelap di dalam sumur.
Gimana mau niat sahur,
Kalau mata masih ketutup kasur
Sahur…….

Ikan pari berenang di lumpur,
Terbang rendah burung cucur.
Kalau mata masih nempel kasur,
Pasang alarm biar bangun sahur.

Pergi ke sawah menanam padi,
Padi dipanen di waktu pagi.
Ayo bangun wahai makhluk bumi,
Sebelum sahur sempatkan sujud pada ilahi robbi
Sahur ……

Pergi ke kebun memetik seri,
Buahnya jatuh di dekat padi.
Mari bangun sebelum fajar menghampiri,
Sujud dan doa pada Ilahi Robbi

Ke Embong Arab membeli kurma,
Kurma manis dari negeri seberang sana.
Sebentar lagi tibalah hari raya,
Manfaatkan sisa puasa memperbanyak pahala.
Sahurrr…..

Burung kenari terbang kepangkalan,
Hinggap sebentar di pohon nangka.
Mari tingkatkan segala amalan,
Agar terbebas dari api neraka.
Sahur…….

Bulan suci kini kan berlalu,
Jejaknya tinggal di dalam dada.
Pantun sahur yang di kirim selalu,
Menjadi kenangan penuh rasa.
Sahur….

Redaksi

Back To Top