Mbatu Art Culture Festival Kembali Digelar, Lestarikan Budaya Lewat Gerak

Spread the love

Semangat pelestarian budaya kembali membara di Kota Batu dengan akan digelarnya “Mbatu Art Culture Festival” untuk yang keempat kalinya. Festival tari tahunan yang menjadi agenda rutin Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batu ini siap memukau masyarakat dengan beragam penampilan dan kompetisi seni tari yang kaya akan nilai budaya.


Mengangkat tema besar “Mbatu Art Culture Festival”, acara ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan budaya antar generasi melalui medium seni tari. Rencananya, festival akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 12 hingga 13 Juni 2025.


Salah satu panitia pelaksana, Hanifah, mengungkapkan antusiasmenya dalam menyambut kembali festival ini. “Mbatu Art Culture Festival adalah wadah penting bagi para seniman tari, khususnya generasi muda, untuk mengekspresikan diri sekaligus melestarikan kekayaan budaya kita,” ujarnya.

Festival kali ini akan melombakan tiga kategori yang menarik dan mengakomodir berbagai tingkatan usia serta kemampuan. Timun Mas: Diperuntukkan bagi peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD). Cindelaras: Ditujukan untuk peserta dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK). Roro Jonggrang: Merupakan kategori terbuka untuk umum, memberikan kesempatan bagi para penari dewasa dan sanggar seni untuk unjuk kebolehan.

Pendaftaran bagi para calon peserta akan dibuka mulai tanggal 1 Mei hingga 5 Juni 2025. Panitia mengajak seluruh potensi seni tari di Kota Batu dan sekitarnya untuk segera mendaftarkan diri dan menjadi bagian dari perhelatan akbar ini.

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat dilihat melalui kanal atau Media Sosial resmi DKKB dan Pemerintah Kota Batu atau langsung klik link di bawah ini,

https://bit.ly/m/madcf4-2025


“Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar pelaku seni dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tari tradisional,” tambah Hanifah.

Mbatu Art Culture Festival diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya yang semakin memperkuat citra Kota Batu sebagai kota seni dan budaya yang dinamis.

Dengan melibatkan generasi muda sebagai ujung tombak pelestarian, festival ini optimis dapat terus berkontribusi dalam menjaga warisan budaya bangsa tetap hidup dan berkembang di tengah arus globalisasi.

Back To Top