The Bagong Adventure Museum Tubuh sukses gelar kompetisi Dokter Cilik 2025 yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Batu, pada Senin, 6 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 133 siswa Sekolah Dasar (SD) yang antusias mengikuti berbagai lomba edukatif seputar kesehatan tubuh.
Selain menyasar SD se-Kota Batu, ajang Dokter Cilik 2025 juga menarik partisipasi siswa dari Malang Raya hingga Pasuruan. Program tahunan ini menjadi bentuk komitmen Museum Tubuh dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak.
Tahun ini, terdapat empat kategori lomba utama, yakni Cerdas Cermat, Talent Show Cuci Tangan, Health Poster dan Storytelling, serta Drama Perawatan Luka. Setiap kategori memberikan ruang bagi peserta untuk menampilkan kreativitas melalui atribut dan konsep sesuai tema yang dibawakan.
Dr.Novita Megawati selaku Asisten Manager The Bagong Adventure Museum Tubuh, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, kesehatan, dan pariwisata edukatif.
“Kompetisi Dokter Cilik ini sebagai wadah bagi adik-adik untuk belajar menjadi dokter kecil, sehingga ilmu yang diperoleh bisa diterapkan di sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran hidup sehat dan mengembangkan bakat anak dalam bidang kesehatan,” ujar dr. Mega, sapaan akrabnya.
Menurutnya, jumlah peserta tahun ini melampaui target awal, menunjukkan tingginya minat sekolah terhadap program edukasi kesehatan. Terlebih, materi yang diberikan dalam kompetisi ini dekat dengan aktivitas keseharian siswa, seperti Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Acara turut dimeriahkan dengan grand launching program Antropometri, sebuah inovasi baru dari Museum Tubuh yang memperkenalkan fungsi tubuh manusia secara interaktif. Program ini juga menjadi media pembelajaran bagi guru dan siswa untuk mengetahui status gizi dan kondisi kesehatan anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
“Kehadiran program ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran tambahan bagi guru dan siswa dalam mengenali anatomi tubuh secara lebih menarik,” tambah dr. Mega.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari dinas terkait hingga sponsor yang berpartisipasi.
“Harapannya, event ini dapat terus berkelanjutan dan membawa manfaat bagi generasi muda, khususnya dalam bidang kesehatan,” pungkasnya.

