Perjamuan Terakhir Suku Gambut
Tardji menegakkan kembali punggungnya yang bungkuk. Ia berbalik, memberi isyarat kepada Rara dan warga dusun untuk mulai melangkah pergi meninggalkan titian ulin. Mereka berjalan tegap memunggungi moncong ekskavator yang mulai menurunkan pisau besinya ke atas tiang-tiang rumah panggung, tanpa pernah menengok lagi ke arah kampung halaman yang kini telah sunyi tertelan deru mesin zaman.

