“Bah” : Bahasa Sunyi dari Pikiran yang Lelah
Apapun yang terjadi di tempat A atau B, saya selalu ucapkan kata “bah”. Mendengar cerita menjengkelkan dari teman-teman di tempat A, saya cukup berkata “bah”. Mendapat informasi dan formasi terbaru dari teman-teman di tempat B, saya juga cukup berkata “bah”.

