Bukit Tunggangan merupakan destinasi wisata dan surga alam di Kabupaten Trenggalek. Bukit Tunggangan terletak di Dusun Randu, Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Selain keindahan alam yang menjadi daya tarik utama, masyarakat sekitar mengembangkan UMKM sebagai sumber ekonomi.
Bukit Tunggangan sempat mati suri saat tahun 2020–2022. Pada saat itu Indonesia mengalami musibah besar, yaitu adanya virus COVID-19. Dampak dari musibah tersebut, Bukit Tunggangan menjadi sepi pengunjung karena berbagai pembatasan untuk mengurangi aktivitas manusia yang dilakukan oleh pemerintah
Setelah pandemi COVID-19, pemerintah dan warga sekitar berupaya mengembangkan kembali kawasan wisata Bukit Tunggangan. Banyak strategi pelestarian alam dan promosi yang terus dilakukan agar tempat wisata ini kembali bangkit.
Pada akhirnya usaha itu membuahkan hasil. Pada tanggal 22 Februari 2025, ada satu content creator dari Trenggalek yang memposting video keindahan lautan awan yang sangat cantik di Bukit Tunggangan. Video tersebut tembus 975 ribu views di TikTok. Content creator tersebut bernama @andreasys2. Efek dari video viral tersebut, Bukit Tunggangan menjadi ramai pengunjung. Mereka berbondong-bondong datang untuk sekadar menikmati keindahan lautan awan.
Para UMKM juga terkena dampak positif. Dagangannya juga ikut laris dibeli oleh pengunjung. Berkat content creator tersebut, Bukit Tunggangan menjadi dikenal oleh banyak orang. Bukit Tunggangan yang dulu orang jarang tahu, sekarang sudah banyak yang tahu dan berkunjung ke bukit tersebut.
Kini, Bukit Tunggangan menjadi salah satu destinasi unggulan di Trenggalek karena dikenal sebagai surganya pecinta paralayang dan keindahan lautan awan. Bukit ini juga menawarkan panorama alam luar biasa dengan hamparan perbukitan hijau dan sawah yang membentang luas di kaki Bukit Tunggangan. Ketinggian bukit ini tidak sampai 1000 mdpl, sehingga ini sangat memudahkan pengunjung.
Jika ingin mencapai puncak Bukit Tunggangan, dari pusat Kabupaten Trenggalek, kalian diwajibkan menuju Desa Kendalrejo dengan jarak sekitar 11 kilometer. Jalan menuju basecamp Bukit Tunggangan bisa dibilang cukup mudah diakses dengan kendaraan bermotor karena jalannya sudah bagus. Jika kalian takut “nyasar”, Bukit Tunggangan juga sudah dapat diakses di Maps. Jadi kalian tidak usah bingung arah jalan ke basecamp Bukit Tunggangan.
Tiket masuk Bukit Tunggangan masih gratis, tetapi kalian wajib membayar uang parkir sekitar Rp3.000,00. Estimasi waktu dari bawah menuju puncak sekitar 15 menit saja, itu pun ditempuh dengan berjalan kaki santai. Perlu diperhatikan bahwa trek atau jalur menuju puncak Bukit Tunggangan cukup menanjak. Meskipun demikian, kalian jangan khawatir, karena trek ke puncak juga sudah jalan cor, meskipun hanya sampai area bawah toilet umum.
Dari puncak Bukit Tunggangan, para pengunjung dapat menikmati sunrise dan lautan awan di pagi hari, pesona sunset yang memukau di sore hari, serta city light dan Milky Way yang sangat cantik di malam hari. Bukit Tunggangan juga pernah menjadi tuan rumah festival dan kejuaraan paralayang tingkat nasional.
Penulis: Andrean Yudni Setiawan
Domisili: Trenggalek
Instagram: @andreasyss
TikTok: @andreasys2

