Dilema Seorang Pejuang Peradaban
Membungkam suara-suara nyinyir yang riuh, tanpa permisi menerobos dinding-dinding bikin gaduh
Membungkam suara-suara nyinyir yang riuh, tanpa permisi menerobos dinding-dinding bikin gaduh
Pandangan lain Safa itu mungkin juga dirasakan oleh Danar. Beberapa kali Danar melihat tingkah laku aneh Safa kepadanya. Curi-curi pandang dan tersenyum manis saat ketahuan, menjadi pertanda ada sesuatu yang tak biasa. Tak mau spekulasi yang terlalu jauh, Danar pun menganggap bahwa itu hanyalah sekedar perasaan yang tak berdasar.