Tembok cinta
Bisa atau tidak bisa, aku tidak boleh dendam sama siapapun. Aku harus melupakan masalah itu. Cewek itu akhirnya perlahan menjauh dari Nata. Sesaat ketika dia bertemu dengan kita berdua, terlihat sekali muka sinis yang ditunjukkan. Terpenting bagiku, Nata telah mengetahui sifat asli dari cewek itu.

