Menepis Keraguan
sejatinya usaha dan doa itu suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Dengan doa dan usaha ketidakmungkinan dapat menjadi mungkin.
sejatinya usaha dan doa itu suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Dengan doa dan usaha ketidakmungkinan dapat menjadi mungkin.
Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa, khususnya tentang bulan Suro yang sebentar lagi akan kita masuki. Istilah bulan Suro sendiri berasal dari sebutan orang Jawa, sedangkan dalam Islam bulan Suro disebut dengan bulan Muharam.
Media sosial juga menciptakan berbagai tren yang membuat penggunanya betah berlama-lama menatap layar. Tak jarang, banyak orang menggunakan media sosial karena takut ketinggalan informasi atau FOMO (fear of missing out).
Grup kelas yang biasanya sunyi seperti tidak memiliki anggota hari ini gaduh seperti perang. Salah satu siswa mengatakan seperti mau perang. Ada juga yang mengatakan “Pemilihan tempat PKL lebih penting daripada war tiket”.
Di dunia yang semakin tua dan penuh godaan ini, saya merasa perlu menambatkan diri pada sesuatu yang lebih bermakna, lebih ukhrawi. Saya khawatir, jika tidak memiliki pijakan spiritual yang kuat, saya akan hanyut dalam arus pergaulan yang kian mengkhawatirkan
Lebih dari itu, kopi waris mengajarkan bahwa warisan tidak selalu berupa harta benda. Kadang, ia hadir dalam bentuk aroma kopi yang menyentuh hati, dalam racikan yang diajarkan dari ibu kepada anak, dan dalam cerita yang dibisikkan di antara kepulan asap kopi hangat. Warisan sejati adalah yang terus hidup dalam kebiasaan dan dikenang melalui rasa.
“Ayo dibeli, dibeli! Kesedihan satu ikat dua ribu! Kalau kamu sangat membutuhkannya, akan kuberi cuma-cuma! Jangan takut kehabisan stok, jika habis akan kubuat lagi dengan mudah!” seru Atin lantang kepada siapa pun yang lewat.
Hari mulai gelap. Kaissa menyalakan lampu minyak di ruang tamu, lalu berjalan ke dapur. Ia membuka lemari dan melihat beberapa bahan makanan yang tersisa. Ia teringat, mamaknya selalu mengajarkannya untuk berbagi.
Sarasehan ini menjadi wadah bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi serta membahas tantangan pembangunan sosial dan ekonomi di tingkat lokal. Hadir dalam acara tersebut berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, pelaku UMKM, akademisi, hingga perwakilan komunitas warga
Validasi memang penting, karena manusia butuh merasa dihargai. Tapi keinginan untuk divalidasi harus dikendalikan dengan kesadaran dan kejujuran. Bagi saya, lebih baik dikenal sebagai diri sendiri yang otentik, daripada dipuji sebagai sosok palsu yang penuh kepura-puraan.