Free Will VS Determinisme
Sejak lama free will memang menjadi perbincangan dan perdebatan, tapi hal itu masih dalam tataran filsafat dan pemikiran, bukan tataran sains yang bisa dikonfirmasi kebenarannya.
Sejak lama free will memang menjadi perbincangan dan perdebatan, tapi hal itu masih dalam tataran filsafat dan pemikiran, bukan tataran sains yang bisa dikonfirmasi kebenarannya.
Dalam konteks ini, sistem meritokrasi malah semakin memperlebar ketidakadilan. Mahasiswa yang berasal dari keluarga marjinal semakin tertinggal, bukan karena mereka tidak mau improve, melainkan memang sejak awal sistem meritokrasi cenderung mendukung kaum urban yang mempunyai modal. Dengan demikian, perguruan tinggi bukan lingkungan yang netral, akan tetapi sebagai tempat untuk mereproduksi ketimpangan, baik secara ekonomi maupun sosial.
Kalau kita mengharapkan generasi yang pintar, cerdas dan emas, ya kita harus memberikan rasa hormat dulu yang setinggi-tingginya kepada seseorang yang membuat pintar dan cerdas itu.
Bagaimana bisa membangun generasi emas kalau tukang bangunannya lemas?!
Kini, di zaman digital, lahirlah sosok baru: Jenderal Media Sosial. Ia bukan panglima pasukan bersenjata, melainkan pemimpin barisan opini, kritik, dan suara rakyat di dunia maya.
Masyarakat tentu berharap adanya transparansi dan akuntabilitas dari pihak sekolah, K3S, hingga Korwil. Pengadaan bahan ajar seharusnya berorientasi pada kualitas pendidikan dan mempertimbangkan kondisi ekonomi orang tua siswa, bukan menjadi ladang keuntungan pihak tertentu.
Dalam era yang serba cepat dan penuh tekanan seperti saat ini, banyak di antara kita merasa cemas, tertekan, bahkan merasa kehilangan arah. Namun, salah satu cara yang cukup efektif untuk mengurangi rasa cemas yang berlebihan adalah dengan berlatih fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan.
Tulisan ini ingin menyorot tiga sunah yang kini hampir tidak dilakukan, atau bahkan tidak diketahui oleh beberapa orang,
Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa, khususnya tentang bulan Suro yang sebentar lagi akan kita masuki. Istilah bulan Suro sendiri berasal dari sebutan orang Jawa, sedangkan dalam Islam bulan Suro disebut dengan bulan Muharam.
Media sosial juga menciptakan berbagai tren yang membuat penggunanya betah berlama-lama menatap layar. Tak jarang, banyak orang menggunakan media sosial karena takut ketinggalan informasi atau FOMO (fear of missing out).